TIM HADROH JSQ SABET JUARA I IUA CULTURAL CREATIVITY

0
52
views

Khartoum, PCINUSUDAN.COM – Tim Hadroh PCINU Sudan, JSQ (Jamiyah Syifaul Qulub) berhasil menyabet juara I pada Pekan Kesenian dan Kebudayaan atau IUA Cultural Creativity yang diselenggarakan oleh Idaroh Nasyat Universitas Internasional Afrika pada Senin (23/04/2018) lalu.

Pekan Kesenian dan Kebudayaan yang dibuka secara resmi bagi para mahasiswa Universitas Internasional Afrika sejak Ahad (15/04/2018) ini menggelar berbagai macam perlombaan seperti nasyid, pembacaan puisi, hafalan Alquran, karya tulis ilmiah, dan kerajinan tangan. Pekan Seni dan Budaya tersebut diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

JSQ merupakan salah satu delegasi dari mahasiswa Indonesia dalam kategori nasyid kolektif. Dengan membawakan lagu Rouhi Fidak, karya penyanyi asal Turki, Mas’ud Kurtis JSQ berhasil menghibur juri dan penonton yang hadir dalam acara tersebut.
Pekan Seni dan Budaya ditutup dengan penampilan dari seluruh pemenang lomba sekaligus pemberian penghargaan kepada para pemenang yang diadakan pada Selasa (08/05) kemarin di Aula Muktamar Universitas Internasional Afrika.
Sebelunya tim hadroh JSQ sudah beberapa kali mengisi acara bergengsi di beberapa kegiatan, seperti maulid nabi, haul masyayikh, pameran akbar yang diselenggarakan oleh KBRI, hingga di tampil di beberapa acara stasiun televisi swasta yang ada di Sudan.
Tim Hadroh JSQ di Afrika TV
Ketua Jamiyah Syifaul Qulub, Jalaluddin Faiz mengatakan bahwa tim hadroh ini sejak pertama berdiri, hingga kini masih aktif dalam rutinan kegiatan salawatan yang digelar setiap malam senin di aula PCINU Sudan. Tim yang dikomandoi oleh Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia PCINU Sudan ini juga membuka pelatihan hadroh yang peminatnya tak hanya dari warga Indonesia saja, bahkan mancanegara seperti Thailand dan Filipina. Jalaludin Faiz berharap dengan adanya JSQ ini, mampu untuk membawa nama Indonesia ke kancah mancanegara.
“Dengan adanya tim hadroh JSQ ini kami harap bisa terus membudiyakan seni hadroh, mengembangkan bakat dari teman-teman mahasiswa dan bisa mempromosikan seni hadroh ini di berbagai penjuru dunia, khususnya di Sudan, Negeri Seribu Darwis ini.” Ujar Jalaluddin Faiz.// (Hib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here