MERAYAKAN HARI SANTRI DI AFRIKA

0
19
views

SUDAN, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan menggelar acara puncak memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang bertajuk “Santri Dunia untuk Indonesia lebih damai” di Wisma PCINU Sudan, Khartoum (22/10).

Sejak pagi hari, para santri NU Sudan menggelar khataman Alquran bil Ghoib 30 juz, tahlil dan doa khatmil Alquran. Diiringi Shalawat yang dibawakan oleh Jamiyyah Syifaul Qulub (JSQ) untuk menyambut undangan dan para santri yang datang.

Dibukalah acara Hari Santri Nasional 2019 yang dibawakan oleh Arief Susanto sebagai MC.

“Semoga dengan adanya peringatan hari santri ini kita lebih bisa menghargai jasa ulama dan santri karena keduanya ikut andil besar dalam memperjuangkan kemerdekaan,” Kata ketua HSN, M. Hilmy Yusuf Attamimmi.

” Sebagai santri kita harus bersyukur diajari kesederhanaan, qonaah, adab dan akhlak, kebersamaan dan gotong royong. Nilai-nilai kebaikan ini menjadikan karakter santri yang kuat dan mempermudah dakwah di berbagai tempat dan kalangan. Apalagi kita santrinya Mbah Hasyim Asyari yang mengajarkan kita cinta terhadap agama dan cinta terhadap negara. Kalau dulu santri melawan para penjajah kalau sekarang lawannya lebih kompleks yaitu melawan penjajahan politik, ekonomi, teknologi dan budaya. Santri harus siap memperjuangkan itu semua,” Sebut Ketua Tanfidzyiah PCINU Sudan Eri Prasetyanto.

Maka sampailah di acara puncak, Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dan dipotongnya tumpeng oleh Rais Syuriah PCINU Sudan K. H. Muhammad Akhyaruddin, dan diberikan kepada Muhammad Hilmy Yusuf Attamimmi.

Selain itu, ada acara pembagian hadiah lomba, yang mana diadakan oleh warga Nahdliyin mulai dari 05 sampai 21 Oktober 2019. Di antaranya lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Olahraga, Stand up comedy, Eat Bulaga, dan jurnalistik. Adapun selain lomba, di antaranya seminar Bedah buku sampai KONOTASI (Kongkow, Nonton dan Diskusi).

Dan berakhirlah acara Hari Santri Nasional 2019 di Sudan dengan doa, yang di Do’akan oleh Musytasyar PCINU Sudan Ribut Nur Huda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here