Dunia Ini Bagaikan Sebuah Buku…

0
111
views

Begitu awal kutipan yang konon berasal dari St Augustine. Ini lanjutannya “…dan mereka yang tidak pernah bepergian hanya membaca satu halaman saja.”

Ketika di tangan anda ada sebuah buku, dan anda hanya membaca satu halaman saja, bisakah anda mengklaim telah menyerap semua informasi yang dihidangkan dalam buku tersebut? Apa yang anda ketahui hanya terbatas dalam satu halaman saja dari sekian ratus halaman. Pengetahuan yang terbatas diibaratkan dengan mereka yang tidak pernah bepergian. Dia hanya tahu satu halaman saja dari kehidupan ini.

To achieve is to keep moving. Untuk meraih apa yang anda impikan, anda harus terus bergerak, tidak bisa hanya duduk diam saja. Tapi kemana kita harus pergi dan kemana kita harus bergerak?

Pertama, kita harus pergi dan bergerak dari “keakuan” diri kita sendiri. Sudah sekian lama kita membangun benteng dan pagar di dalam diri kita. Kita tidak mau menerima masukan orang lain. Kita tidak mau membuka diri dan menelaah kondisi di sekitar kita. Kita bebal, keras kepala, dan kekeuh mempertahankan apa yang kita sebut sebagai harga diri, kepentingan kelompok atau parpol, bahkan keinginan dan hasrat kita yang terpendam.

Kita terpenjara dalam ego kita sendiri. Kita menjadi makhluk yang mementingkan diri sendiri. Orang lain yang harus mengerti perasaan dan apa yang kita inginkan. Kita sibuk menyalahkan keadaan dan orang lain yang tidak memahami satu lembar dari buku kehidupan kita. Sudah waktunya kita travelling, bepergian dan bergerak dari penjara diri kita. Buka jendela hati kita, buka cakrawala berpikir kita dan bukalah lembar demi lembar buku kehidupan kita. Hidup anda yang seolah susah dan merana itu karena anda baru membuka satu halaman saja. Yakinlah masih banyak halaman lain yang menunggu untuk anda buka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here