Webinar Muslimat NU Sudan “Menelisik Pembangunan: Memahami Peranan dan Kewajiban Perempuan dalam Kacamata Pesantren”

0
126
views

PCINUSUDAN.COM – Minggu, 3 Mei 2020 PCI Muslimat NU Sudan sukses adakan webinar dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional di channel YouTube Muslimat NU Sudan bersama Dewan Pengajar Pesantren Tahfidz Al Fatih Fathul Ulum Kwagean dan Alumni Mahasiswi Imam Nafie Tangier Morocco, Ning Hj. Nadia Abdurrahman, Lc.

“Apa sih sebenarnya peran-peran perempuan, tugas-tugasnya, kewajibannya, dia itu berperan di linimasa kapan saja dan dan di bidang apa saja? Orang-orang mungkin sempat memikirkan itu, tapi apa salahnya untuk kita ulik kembali mengambil sedikit pemikiran dari saya.” kata pembuka Ning Nadia Abdurrahman.

Seri webinar kali ini menjelaskan tentang 4 poin peran perempuan dalam kehidupan ini; perempuan berperan sebagai diri sendiri, istri, ibu, dan makhluk sosial (bermasyarakat). Linimasanya adalah dari masa-masa jomblo peran kita untuk pribadi, artinya kita ada kewajiban untuk menempa diri secara mumpuni. Kita menabung banyak pengetahuan juga mempelajari kehidupan untuk pribadi kita. Setelah itu masuklah perempuan ke masa pernikahan. Di sinilah akan muncul peran perempuan yang lain yaitu sebagai istri. Lalu poin ketiga ada sebagai ibu, selanjutnya sebagai peran sosial. Keempat-empatnya ini biasanya akan dihadapi tantangannya setelah pernikahan.

Kemudian dilanjutkannya pembahasan asas dari peran perempuan itu sebenarnya berujung ketika menjadi istri, artinya ketika seorang perempuan telah mumpuni dan telah baik menjadi istri itu akan memberikan efek peran menjadi ibu pun akan baik. Peran ibu yang baik, artinya tidak bisa tiba-tiba baik tanpa peran istri yang baik. Tidak berhenti di situ saja, kehidupan yang baik sebagai istri dan ibu juga akan berimbas kepada peran sosial (masyarakat).

“Seorang gadis akan tumbuh sesuai dengan seberapa banyak puing-puing tempaan kehidupannya. Kalau dia tidak pernah memukul sendiri bahunya sampai retak, maka dia tidak akan pernah kuat untuk melalui jenis kehidupan apapun.” closing statement Ning Nadia Abdurrahman di akhir acara.

Webinar yaang dimoderatori langsung oleh Mala Himmah Ulya dan ditemani Luthfiana sebagai notulis, ini berjalan dengan lancar. Tampak beberapa peserta sangat antusias menyimak dan mengajukan pertanyaannya selama webinar berlangsung meskipun ada sedikit kendala di tengah-tengah live berlangsung. Peserta tidak hanya dari mahasiswa di Sudan saja melainkan mahasiswa di Indonesia juga turut menyaksikan Ning Nadia Abdurrahman yang menjadi sosok teladan dan inspirasi bagi banyak orang.

Webinar Muslimat NU Sudan series 2020 untuk Vol. II akan mengusung tema Revolusi Mental Perempuan di Dunia Pendidikan bersama Psikologi Klinis, Muharini Auliya, M. Psi., Psikolog dan Vol. III sebagai webinar terakhir akan mengusung tema Eksistensi dan Implementasi Pendidikan Perempuan bersama Ketua PW Fatayat NU Jatim 13/19, Ibu Hikmah Bafaqi, M.Pd.

Reporter: Luthfiana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here