Latar Belakang dan Sejarah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Faaliqul Ishbah

0
103
views

A. Latar Belakang dan Sejarah TPQ Faaliqul Ishbah
Anak merupakan amanah dari Allah SWT yang harus kita jaga dan kita didik dengan baik. Allah SWT telah menanamkan fitrah suci pada anak-anak, dengan fitrah tersebut ia akan menjadi permata yang sangat berharga. Namun Allah SWT juga telah membekalinya dengan rasa, potensi diri dan panca indera. Dan kitalah yang bertanggung jawab untuk mengembangkan segala rasa dan potensi yang dimiliki pada setiap anak.

Sesungguhnya masa kanak-kanak merupakan fase yang paling subur, paling panjang dan paling dominan bagi seorang pendidik untuk menanamkan norma-norma yang mapan dan arahan yang bersih ke dalam jiwa dan sepak terjang anak-anak didiknya. Berbagai kesempatan terbuka lebar untuk sang pendidik dan semua potensi tersedia secara berlimpah dalam fase ini dengan adanya fitrah yang bersih, masa kanak-kanak yang masih lugu, kepolosan yang begitu jernih, kelembutan dan kelenturan jasmaninya, kalbu yang masih belum tercemari dan jiwa yang masih belum terkontaminasi. Apabila masa ini dapat dimanfaatkan oleh sang pendidik secara maksimal dengan sebaik-baiknya, tentu harapan yang besar untuk berhasil akan mudah diraih pada masa mendatang, sehingga kelak sang anak akan tumbuh menjadi seseorang yang tahan dalam menghadapi berbagai macam tantangan, beriman, kuat, kokoh, lagi tegar.

Berangkat dari realita ini, maka diperlukan satu wadah yang dapat membina dan mendidik secara tepat untuk usia kanak-kanak, yaitu dengan mendirikan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ). Dengan adanya anak-anak yang usianya sekitar usia paud, TK, SD dan sederajatnya dari kalangan ibu-ibu DWP KBRI Sudan, ibu-ibu pekerja bahkan dari mahasiswa di Sudan, maka dari itu kami PCI Muslimat NU Sudan berantusias dan berkeinginan untuk mendirikan sebuah wadah pendidikan yaitu TPQ (Taman Pendidikan Quran) yang didalamnya berupaya untuk ikut andil dalam salah satu program Negara yaitu mencerdaskan anak bangsa, belajar mengajar, menambah wawasan dan pengalaman. Sebenarnya kami PCI Muslimat NU Sudan sudah lama menginginkan untuk membuka TPQ ini namun dikarenakan ada beberapa kendala sehingga harus tertunda. Alhamdulillah pada akhirnya kami PCI Muslimat NU Sudan membukanya pada kepengurusan masa khidmat 2016-2017 yang diketuai oleh saudari Faridhotun Nisa’, yang mana didukung penuh oleh PCI NU Sudan dan KBRI Khartoum Sudan. Mulanya pengurus PCI Muslimat NU Sudan mengadakan audiensi ke Bapak Duta Besar RI untuk Sudan dan Eriteria, beliau mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya serta memberikan fasilitas berupa tempat untuk kegiatan belajar mengajar TPQ di mushola KBRI Khartoum Sudan. Berdasarkan  rapat pengurus PCI Muslimat NU Sudan pada tanggal 18 mei 2016 di Masjid Asrama Putri Abdullah Asshofi terbentuklah TPQ yang bernamakan TPQ “Faaliqul Ishbah” yang kita ambil dari surat Al-An’am ayat 96 yang mempunyai arti “Menyingsingkan Fajar” yang mana kita mengartikan fajar sebagai awal hari, seperti halnya anak di usia dini. Allah yang memecah kegelapan dengan munculnya cahaya siang yaitu manusia-manusia Qur’ani yang kelak akan bermanfaat bagi bangsa dan agama. Maka TPQ ini kami niatkan untuk mempersiapakan anak di usia dini seperti subuh yang disingsingkan Allah.

Dan kemudian disahkan oleh KBRI Khartoum Sudan melalui surat balasan, No:423/05/06/2016/KRT,
TPQ resmi di buka pada 15 Juli 2016 oleh Bapak Duta Besar RI untuk Sudan dan Eriteria.

TPQ ini sendiri merupakan sebuah jenjang pendidikan yang sangat penting dan strategis dalam upaya mencetak dan membina sumber daya yang berkualitas dari segi keimanan, akhlak dan intelektualitasnya sejak usia dini. Hal ini sesuai dengan pencapaian tujuan pembelajaran, yaitu membangun generasi ideal masa depan yang memiliki kemurnian Tauhid, akhlak mulia, cerdas dan mandiri.

B. Pengertian Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)

TPQ adalah lembaga pendidikan dan pengajaran islam di luar sekolah untuk anak–anak usia (1-10 Tahun). Waktu atau jam belajar mengajar TPQ berlangsung pada sore hari yaitu setelah waktu ashar di hari Jumat dan bertempat di Rumah Pink Arkaweet 49 (kondisional).

C. Visi, Misi, Tujuan dan Target TPQ

a. Visi TPQ Faaliqul Ishbah
Yaitu TPQ Faaliqul Ishbah tampil menjadi satu lembaga pendidikan yang konsisten berkiprah mencetak generasi muda islami yang siap meneruskan perjuangan ulama’ dalam menegakkan agama Allah dan menyongsong masa depan yang gemilang.

b. Misi TPQ Faaliqul Ishbah
Yaitu menyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan generasi terutama anak anak pecinta al qur’an.

c. Tujuan dan Target TPQ Faaliqul Ishbah
Yaitu untuk menyiapkan para peserta didik agar menjadi generasi Qurani dan berjiwa ideal di masa mendatang.

Untuk mencapai tujuan ini, TPQ Faaliqul Ishbah merumuskan pula target- target opersionalnya. Dalam waktu kurang lebih 1 tahun diharapkan setiap anak didiknya memiliki kemampuan :

a. Membaca Al Quran dengan benar sesuai kaidah ilmu tajwid.
b. Melakukan sholat dengan baik dan terbiasa hidup dalam suasana islami.
c. Hafal beberapa surat pendek, ayat-ayat pilihan dan doa sehari hari.
d. Menulis huruf Al Quran.

D. Kurikulum TPQ Faaliqul Ishbah

Penyusunan kurikulum TPQ Faaliqul Ishbah mengacu pada asas-asas sebagai berikut :

a. Asas agamis bersumber dari Al Quran dan Hadits
b. Asas filosofis berdasarkan pada sila pertama Dasar Negara
c. Asas sosio cultural bersumber pada kegiatan bahwa mayoritas bangsa Indonesia beragama islam
d. Asas Psikologi, secara psikologis usia 4-15 tahun cukup kondusif untuk menerima bimbingan membaca dan menghafal Al Quran, serta pemahaman nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

E. Tujuan Kurikulum TPQ Faaliqul Ishbah

1. Santri dapat mengagumi dan mencintai Al Quran sebagai bacaan istimewa dan pedoman utama.
2. Santri dapat terbiasa membaca Al Quran dengan lancar dan fasih serta memahami hukum-hukum bacaannya berdasarkan kaidah ilmu tajwid.
3. Santri dapat mempraktekkan ajaran sholat lima waktu dengan tata cara yang benar dan menyadarinya sebagai kewajiban sehari hari sebagai seorang muslim.
4. Santri dapat menguasai hafalan sejumlah surat pendek, ayat pilihan dan doa sehari-hari.
5. Santri dapat mengembangkan perilaku sosial yang baik sesuai tuntunan islam dan pengalaman pendidikannya.
6. Santri dapat menulis huruf arab dengan baik dan benar.

F. Materi pelajaran TPQ Faaliqul Ishbah

a. Materi Pokok
1. Bertilawah (menggunakan buku iqra Yanbu’a)
2. Hafalan bacaan sholat
3. Hafalan surat surat pendek serta murojaah juz ‘amma
4. Kaidah ilmu tajwid
5. Kitabah (menulis huruf Arab)

b. Materi Penunjang
1. Doa dan adab harian
2. Dinul islam (pengetahuan dasar akidah, syariah dan akhlak serta berbagai kisah inspiratif)
3. Muatan lokal seperti bahasa Arab praktis

c. Metode Pengajaran
1. Ceramah tanya jawab
3. Latihan
4. Pemberian tugas individu

G. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM)

Pelaksanaan KBM di TPQ Faaliqul Ishbah yaitu:

1. Kegiataan pembukaan (klasikal awal)
Materi : doa-doa pembukaan dan materi tambahan

2. Kegiatan inti terdiri dari 2 tahap yaitu :
– klasikal kelompok : Tanya jawab materi tambahan serta murojaah juz ‘amma
– klasikal perorangan : baca iqra dan menulis bahasa Arab

3. Kegiatan penutup (klasikal penutup)
Kegiatan diarahkan pada upaya menciptakan suasana menyenangkan dan mempererat keakraban diantara mereka. Akhir pertemuan ditutup dengan doa dan harus dibiasakan agar anak-anak meninggalkan kelas dengan tertib.

Baca juga: Berdirinya NU CARE – LAZISNU PCINU Sudan Mewarnai Penutupan Harlah NU

SUSUNAN KBM

KegiatanWaktu dan durasi
Masuk KBM15.00 CAT
Baris-berbaris / duduk rapih : Al-fatihah Syahadatain Doa-doa hendak belajar20 menit
Sholat ashar berjama’ah15 menit
Baca surat pendek Baca doa sehari-hari Baca fasholatan20 menit
Mengaji20 menit
Materi tambahan15 menit
Murojaah dan doa penutup16.30 CAT

H. SUSUNAN PENGURUS TPQ FAALIQUL ISHBAH 2020-2021

PENASEHAT                        : Ust. Hibatullah Zain, BA
PENANGGUNG JAWAB      : Usth. Leni Latifah, S.Pd
KETUA                                   : Siti Ainun Nadziroh
SEKRETARIS                        : Maida Indah Zulfa
BENDAHARA                        : Inarotul Jalalah
BIDANG PENDIDIKAN        :
– Luthfiana
– Ismiatul Muawiyah
– Anggita Miftahul Jannah
– Susilawati

I. PENGONTROLAN DAN EVALUASI

Dalam pelaksanaan kegiatan TPQ, perlu adanya pengontrolan, pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh pengurus sehingga diharapkan dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

a. Pengontrolan
Adapun pengontrolan yang dilakukan tersebut meliputi :

Kegiatan
– Berjalannya kurikulum dan silabus sesuai dengan tujuan.
– Berjalannya agenda kegiatan santri.
– Pengontrolan terhadap kehadiran tenaga pendidik maupun santri.

Administrasi
– Buku kegiatan TPQ (rapor).
– Dokumentasi kegiatan TPQ.

Keuangan
– Sistem pencatatan keuangan.
– Pengontrolan dilakukan oleh Pengurus Harian PCI Muslimat NU Sudan.

b. Evaluasi
Evaluasi kegiatan TPQ dilakukan secara bertahap dan berkala. Hasil kegiatan akan diukur dengan indikator keberhasilan yang telah ditentukan sebelumnya sehingga dapat digunakan sebagai titik tolak pengembangan selanjutnya. Sedangkan evaluasi keuangan dilakukan oleh bendahara dan pengurus.

J.  Laporan Perkembangan TPQ 2020-2021

a. Kesekretariatan
Dengan mengadakan rapat rapat

NODeskripsiPelaksanaanPresentase
  1.Mengadakan rapat-rapat intern untuk pengurus TPQ, baik secara langsung maupun tidak yang bertujuan untuk lebih meningkatkan hubungan antara pengurus, serta membentuk grup koordinasi via whatsapp.05 Oktober 2020  70%

b. Daftar Guru
– Usth. Nurul Fadhilah
– Usth. Alieva Najla Naely
– Usth. Yustira Nur Fadilah
– Usth. Leni Latipah
– Usth. Ayu Widiya Nita
– Usth. Mala Himma Ulya
– Usth. Nisrina Salsabila
– Usth. Siti Wardiah
– Usth. Veriza Nurkholiza

c. Daftar Peserta Didik

NONama Murid
1.Adeva Muhammad
2.Ana Farhah Ramadhaniyah
3.Bilal Muhammad Faiz
4.Fayyadh Abdurrahman Mooroto
5.Fiorenza Nufail Zuhri
6.Firdausi Nuzula Kholifa
7.Hanunah Muhammad Abdillah
8.Hilwa Kafiya Kamal
9.Jihan Taqiyya Afifa
10.Khansa Zahiyatun Nisa’
11.Khoirissada Nabila
12.Lu’lu Sayyid
13.Maria ‘Athiya Kamal
14.Maryam ‘Asl
15.Matthew Mario Idolog
16.Muhammad Al Fatih Syafruddin
17.Muhammad Alquds Robbani
18.Muhammad Rayyan Al Afif
19.Muhammad Zakaria Musyakir
20.Muhammad Zhafran Al Ghifari
21.Nala Aisyah Pradana
22.Nayyira Salsabila Firdaus
23.Rabiatul Adawiyah
24.Reyhanah Qanita
25.Ubay Muhammad Faiz
26.Muhtasyimah Dzakiyah
27.Azki Ahmad Muhsin
28.Maryam Qimmatunnuhaa
29. Umar
30. Yahya
31. Musa

Tinggalkan Balasan