Konfercab XX; Mematangkan Persiapan, Menyemarakkan, dan Menyongsong 1 Abad NU

0
44
views

Panitia Konferensi Cabang ke-20 (Konfercab XX) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Sudan (PCINU Sudan) telah bekerja keras dalam mematangkan persiapan demi kesuksesan acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, yaitu pada Jumat (24/09). 

Baca juga: Peran Muslimah untuk Pertumbuhan Generasi Bangsa

Untuk menyemarakkan acara tersebut, telah terlaksana berbagai rentetan praacara Konfercab XX yang juga menutup seluruh kegiatan PCINU Sudan periode 2020/2021 dan sebagai penutup, terlaksana acara istighasah dan sosialisasi Konfercab XX pada Ahad (19/9) kemarin. Praacara pertama dimulai dengan Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) pada Kamis (9/9). Mengambil tema “Tradisi Intelektual Santri: Manhaj Taqrir Jama’i Nahdlatul Ulama” sebagai respons dari munculnya berbagai permasalahan baru dan belum pernah di bahas oleh para alim sebelumnya. 

Lalu pada Jum’at (10/9), Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) telah melaksanakan Pengajian Al-Hijrah dengan pembicara Ketua LDNU sendiri, Ustadz Jalaluddin Faiz, yang mengambil tema “Keistimewaan Hari Jumat yang Sering Terlupakan”. Lantunan musik religi yang dibawakan oleh grup rebana Jamiyah Syifaul Qulub (JSQ) dengan luar biasa untuk menyambut kedatangan para tamu yang hadir mulai dari para WNI dan anggota PCINU Sudan.

Kemudian besoknya, Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (LESBUMI) menyajikan obrolan menarik dan mengasyikkan yang dikemas dalam acara Malam Apresiasi dan Pentas Seni dengan tema “Let’s Say Sorry, Introspeksi, Yaudah sih” dimoderatori oleh dua anggota LESBUMI, Tengku Rahmad dan Sabiqul Umam. Dalam acara tersebut, pengurus PCINU Sudan periode 2020/2021 saling saling memberi apresiasi, kritik, dan saran untuk periode selanjutnya yang lebih baik.

Dalam acara Istigasah dan Sosialisasi Konfercab XX, Ustadz Abdul Ghofur selaku ketua Steering Committee (SC) memaparkan materi sosialisasi yang dibagi menjadi dua, yaitu gambaran umum Konfercab dan mekanisme pelaksanaan Konfercab.

Secara umum, Konfercab edisi kali ini ada sedikit perbedaan dengan edisi kemarin, bahwa Konfercab kali ini akan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama akan ada pemilihan Rais Syuriyah yang dipilih oleh Ahlul Halwa (Ahlul Halli wal Aqdi) dan pemilihan Ketua Tanfidziyah yang akan dilakukan secara demokrasi. Pemilihan Rais Syuriyah tidak dilakukan secara demokrasi, akan tetapi akan dipilih langsung oleh Ahli Halwa (Ahlul Halli wal Aqdi) yang mana Ahli Halwa adalah sekumpulan kiyai PCINU Sudan. Memandang bahwa Rais Syuriyah adalah seorang kiyai, maka yang memilih hendaknya dari kalangan kiyai (Ahli Halwa) juga. Kemudian pada hari kedua akan dilaksanakan pelantikan pengurus baru PCINU Sudan.

Auditorium Muntada yang berada di komplek al Amarat, Khartoum, telah terpilih sebagai lokasi dimana akan menjadi saksi bisu terpilihnya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCINU Sudan yang baru dan pelantikan pengurus baru PCINU Sudan periode 2021/2022. 

Elaborasi Filosofi: 

1. NU telah berusia matang untuk membangun katalisator dan peradaban global didasarkan pada nilai-nilai luhur Ahlusunnah wal jama’ah.

2. Pengejawantahan visi global NU dituangkan dalam tiga ranah peradaban; ranah tata nilai, ranah tata kelola, dan ranah tata sejahtera.

3. Keberadaan PCINU Sudan tidak hanya mempresentasikan peran historis Komite Hijaz, melainkan merepresentasikan peran dinamis PBNU yang memberikan legitimasi struktural bagi keabsahan “sepak terjang” PCINU Sudan.

Konsekuensi (tambahan):

1. SDM PCINU Sudan harus matang, tangguh, dan siap berproses;

2. PCINU harus menemukan mitra Sudannya sebagai lini dakwah NU dalam ranah masing-masing.

3. SDM PCINU Sudan harus mampu membaca arah pergerakan global PBNU dan perkembangan situasi  di Sudan.

Selamat berjuang untuk seluruh panitia. Mudah-mudahan senantiasa diberikan taufik oleh Allah, semuanya sehat sehingga Konfercab bisa berjalan dengan baik, dan semoga PCINU Sudan sukses untuk menyongsong 1 abad menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Diharapkan seluruh anggota PCINU Sudan dimohon mengeluarkan gagasan, pemikiran, dan sarannya untuk PCINU Sudan periode kedepannya.

Penulis: Muhammad Najmuddin

Tinggalkan Balasan