Semarak Harlah NU di Sudan, PCINU akan Mengadakan Berbagai Kegiatan

0
108
views

Tanggal 31 Januari merupakan waktu yang istimewa bagi warga nahdliyin seluruh dunia. Di mana setiap tanggal tersebut, mereka merayakan hari lahir (harlah) organisasi terbesar di dunia, yakni Nahdlatul Ulama. Tidak terkecuali warga nahdliyin di Sudan, yang secara kontinu setiap tahun ikut menyemarakkan Harlah NU yang tahun ini telah berusia 96 tahun dengan mengadakan berbagai macam kegiatan selama lebih dari satu pekan.

Sebelumnya, dalam rangka menyambut Harlah NU ke-96, Lembaga Pengkajian Quran (LPQNU) bersama Muslimat NU Sudan telah mengadakan khotmil qur’an bil ghaib sekaligus Haul KH. Raden Asnawi Kudus dan Ulama Nusantara pada Ahad (30/01) pukul 06.00 CAT, hingga khatam sebelum acara pembukaan rangkaian kegiatan Harlah NU ke-96 pada Senin (31/01) pukul 15.00 CAT yang dimeriahkan oleh grup rebana Jamiyyah Syifaul Qulub (JSQ) yang mengiringi kehadiran para tamu dalam acara tersebut.

Bertempat di Wisma Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan, KUAI KBRI Khartoum, Bapak Derry Putera Iskandar, yang dalam kesempatan tersebut membuka runtutan kegiatan Harlah secara simbolis dengan memotong tumpeng. Beliau juga berharap agar PCINU Sudan dapat terus mendorong moderasi beragama dan bertoleransi di Sudan sehingga dapat menunjukkan wajah Islam dan Indonesia yang ramah kepada seluruh masyarakat di Sudan.

“Kita semua melihat bukti (bahwa) Nahdlatul Ulama berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme, toleransi, serta melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme,” ucap beliau seraya berharap NU tetap berkhidmat untuk agama, negara, dan peradaban dunia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Tema yang diusung PCINU Sudan dalam Harlah NU ke-96 ini adalah “Meneguhkan Komitmen Nahdlatul Ulama dalam Mewujudkan Visi Global”, di mana menurut Ketua Tanfidziyah PCINU Sudan, Nahdlatul Ulama adalah salah satu jam’iyyah yang memang diwariskan oleh para muassis NU kepada generasi sekarang untuk mewujudkan visi globalnya.

“Nahdlatul Ulama muncul tidak hanya berperan dalam kancah nasional tetapi juga peran dalam menggagas yang sifatnya internasional atau global. Alhasil, ini adalah peran dalam merealisasikan trilogi yang dikatakan oleh KH. Ahmad Shiddiq, yakni Ukhuwwah Islamiyyah, Wathaniyyah, dan Bashariyyah,” tegas Ust. M. Abdur Rokhim, Ketua Tanfidziyah PCINU Sudan.

Kemudian diadakan pembacaan Event Rundown acara harlah yang siap menyemarakkan Harlah NU selama hampir dua pekan. Kegiatan-kegiatan tersebut akan diadakan lembaga-lembaga PCINU Sudan dan Muslimat.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Rais Syuriah PCINU Sudan, KH. Khafidzul Umam, B. Sh, lalu dilanjutkan dengan foto bersama serta ramah-tamah.//(Najmuddin)

Baca juga Syekh Awwadl; Islam di Indonesia Dan Nahdlatul Ulama

Tinggalkan Balasan