Gerakan Introspeksi dan Perbaikan Muslimat NU Sudan Menuju Caturwulan Kedua

0
34
views
Gerakan Intropeksi dan Perbaikan Muslimat NU Sudan Menuju Caturwulan Kedua

Telah terlaksana Rapat Evaluasi Program Kerja PCI Muslimat NU Sudan (8/3) dalam caturwulan pertama, sekaligus membahas rancangan program kerja PCI Muslimat NU Sudan caturwulan kedepan terhitung dari bulan Maret-Juni (9/3). Acara ini dilaksanakan di Wisma PCINU Sudan.

Evaluasi adalah proses nilai ukur kita sebagai acuan tertentu untuk menentukan tujuan kita sekaligus proses untuk memperbaiki apa yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam organisasi, evaluasi dapat diartikan sebagai proses pengukuran akan efektivitas strategi yang digunakan dalam upaya mencapai tujuan. Mengembangkan konsep, ide dan gagasan itu sangat penting yang perlu direncanakan secara matang sebelum diadakan eksekusi.

Acara ini dibuka oleh pembawa acara dilanjut dengan sambutan-sambutan.
Sambutan pertama oleh ketua Muslimat NU Sudan, Ustazah Yustira Nurfadhilah, beliau mengatakan bahwa “dalam kepengurusan pasti punya visi dan misi. Didalam visi pasti ada aksi, aksi kita yaitu selama 4 bulan yang telah dilaksanakan dan itu harus dievaluasi. Adanya program kerja dan tugas-tugas yang pernah dilakukan itu semua perlu dievaluasi karena semua itu sebagai tolok ukur kita selagi masih bisa untuk diperbaiki. Harapannya semoga di caturwulan kedua akan lebih baik lagi”.

Baca juga: Muslimah Produktif, Pembentuk Peradaban

Sambutan yang kedua oleh ketua Tanfidziyah PCINU Sudan ustaz M. Abdurrokhim. Beliau menyampaikan bahwa, ada aksi dan evaluasi yang mana sebaiknya sesuai dengan tema konfercab kali ini yaitu spirit keilmuan dan aktualisasi visi global Muslimat NU sudan dalam membangun peradaban. Apresiasinya terhadap apa yang telah dilakukan selama 4 bulan kemarin. Untuk mencapai itu semua mari sama-sama duduk bareng membahas hambatan-hambatan agar adanya solusi dan terpecahkannya usulan yang konstruktif.

Rois Syuriyah PCINU Sudan, KH. Khafidzul Umam juga menyampaikan sambutan pada kali ini bahwasanya, kelak PCI Muslimat NU Sudan ini akan menjadi pengurus Muslimat di Indonesia. Karena sekarang perempuan itu sangat dibutuhkan untuk berperan, perempuan juga harus setara dalam bidang dakwah. Belajar itu sangat penting dan bermanfaat apalagi bagi kaum perempuan juga penting untuk belajar ilmu fiqih sebagai bekal kelak. Berproses di NU itu manfaatnya untuk diri kita sendiri dan juga orang lain. Harapannya semoga PCI Muslimat NU Sudan semakin baik, solid, dan saling bahu membahu.

Kemudian acara selanjutnya disambung dengan rapat evaluasi setiap bidang dan perangkat. Dimulai dari Pimpinan Harian, bidang pendidikan, bidang dakwah, bidang ekonomi, perangkat Alfanisa dan perangkat kependidikan. Setiap bidang ataupun perangkat memiliki evaluasi tersendiri sesuai dengan program kerja yang telah dilakukannya.

Semua masalah dan hambatan pasti akan ada solusi di akhirnya. Kemudian acara ini di tutup dengan doa oleh K.H Khafidzul Umam. Semoga kepengurusan ini tetap khusnul khotimah dan barokah.//(Atikal)

Tinggalkan Balasan