Dubes RI Hadiri Pengajian Al-Hijrah PCINU Sudan Spesial Halalbihalal

0
59
views

PCINUSUDAN.COM – Suasana bulan Syawal masih terasa di Sudan yang kemudian dimanfaatkan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Sudan untuk menyelenggarakan pengajian Al-Hijrah spesial Halalbihalal bersama Paguyuban Pekerja Migran Indonesia (P2MI) pada Jumat sore (13/05) di Wisma PCINU Sudan.

Pengajian Al-Hijrah yang dilaksanakan dua kali dalam satu bulan ini dihadiri oleh pengurus PCINU Sudan mulai dari Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, dan Muslimat PCINU Sudan serta warga Nahdliyin Sudan. Dihadiri juga oleh Dubes RI untuk Sudan dan Eriteria, Staf KBRI Khartoum, Ketua P2MI, dan jamaah Al-Hijrah.

Pengajian Al-Hijrah ini dirasakan sangat bermanfaat bagi jamaahnya sebagai upaya memupuk dan mempertebal keimanan serta upaya memperoleh pencerahan rohani dan pemahaman Islam. KBRI memandang kegiatan pengajian Al-Hijrah ini sebagai kegiatan yang sangat konstruktif dan sangat baik dalam menciptakan kerukunan dan persaudaraan.

“Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai suatu bagian dari kita untuk bersilaturahmi sesama warga Negara Indonesia dan bagian kegiatan dari LDNU yang sangat positif bagi kita dan yang harus terus kita tingkatkan dan lanjutkan,” ujar Bapak Sunarko selaku Dubes RI untuk Sudan dan Eriteria.

Selanjutnya beliau juga menyampaikan harapannya agar dapat mengatasi setiap permasalahan yang diakibatkan oleh pandemi Covid 19, baik ekonomi maupun kesehatan. Beliau berdoa agar setiap permasalahan yang dihadapi menjadi kemaslahatan.

Baca juga: Harokah-Barokah ala Nahdliyah; Format Kaderisasi Dinamis LKNU Sudan

“Selanjutnya marilah marilah kita menebar kebaikan dengan melaksanakan tiga ukhuwah; ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniyah yang menjadi pijakan kita dalam melaksanakan kegiatan dan hubungan kita bersama,” lanjut Bapak Sunarko dalam menyampaikan sambutannya.

“Sekali lagi kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap akan terus berlangsung tidak hanya dalam rangka halalbihalal saja,” harap beliau di akhir sambutannya.

Pengajian dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Kiai Ribut Nur Huda selaku Mustasyar PCINU Sudan. Beliau menyampaikan tentang makna bulan Ramadan yang telah dilalui dan makna lebaran yang saat ini dilaksanakan. Beliau juga menyampaikan sejarah Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan tema halalbihalal.

Tiga makna lebaran yang beliau sampaikan adalah lebaran, leburan, dan luberan. Lebaran yang berarti dosa manusia yang berkaitan dengan Allah telah dihapus. Leburan yang berarti menjaga hati dengan saling melebur, menghapus, dan saling memaafkan sesama manusia serta tidak mengulangi lagi. Luberan berarti kalau kita diberi kelebihan dari Allah maka jangan lupa untuk berbagi, baik bersifat materi maupun non-materi.

Iringan sholawat dari grup hadroh Jamiyyah Syifaul Qulub (JSQ) PCINU Sudan turut memeriakan pengajian Al-Hijrah sebelum ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Khafidhul Umam selaku Rais Syuriyah PCINU Sudan dan dilanjutkan dengan musofahah (salam-salaman) dengan seluruh hadirin.//(Lukman)

Tinggalkan Balasan